KIAMAT BUKAN AKHIR DRAMA KEHIDUPAN

Muqaddimah
Cerita tentang kiamat demikian banyak beredar di sekitar kita. Sudah ribuan tahun yang lalu. Bahkan di kalangan kawan-kawan kita yang beragama Nasrani-pun kiamat menjadi topik yang sangat hangat dibicarakan. Dan itu, dibenarkan al-Qur’an, bahwa nabi Isa a.s memang membawa kabar tentang terjadinya kiamat di bumi. Informasi itu bisa dibaca pada QS. Al-Zuhruf (43):61.
Beberapa tahun lalu kita mendengar ramainya kabar di koran-koran dan media massa lainnya, bahwa di Bandung ada sekelompok orang yang mengikuti sekte kiamat. Mereka yang menamakan diri sebagai pengikut ’Pondok Nabi’ itu percaya bahwa kiamat bakal terjadi pada 10 Nopember 2003 meskipun, kemudian, ramalan mereka tidak terbukti. Tanggal 10 Nopember 2003 berlalu tanpa terjadi apa-apa. Dan mereka kemudian diamankan oleh aparat.
Empat tahun sebelum kejadian itu pun, pada tanggal 9 bulan 9 tahun ’99, ada kabar yang berembus sangat santer bahwa akan terjadi kiamat bumi. Dikabarkan bahwa bumi bakal konjungsi, terletak satu garis dengan sejumlah benda langit lainnya, sehingga akan terjadi gravitasi berganda yang menyebabkan kiamat bumi.
Dan isu yang terkini adalah ramalan akan adanya kiamat pada 2012 dari suku Maya yang sebenarnya belum diketahui dasar perhitungannya. Tetapi issu ini sudah menyebar demikian luas lewat media. Kita yakin (beriman) bahwa Kiamat ada dan pasti akan datang. Namun waktunya, kita tidak ada yang tahu, apalagi sampai menyebut tanggal dan tahunnya.
Tentang waktu, kapan kiamat terjadi, agama Islam hanya memberi sign, berupa warning (tanda-tanda) datangnya kiamat. Bila warning itu sudah ada, maka hari yang dimaksud memang sudah dekat. Tetapi tepatnya kapan, Islam tidak menyebut dengan pasti, sebab Innamaa ‘Ilmuhaa ‘Inda Allah, (yang tahu soal kiamat itu hanya Allah).
Sebagaimana dikatakan Bambang S. Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an, sedangkan kita Indonesia baru melakukanya sejak tahun 1975.
Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa badai Matahari itu akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME). Apa itu Flare..? Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Padahal bom atom yang dijatuhkan Paul Tibbets, pilot pesawat Amerika Serikat (AS), B-29 Enola Gay, Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Berarti kalau dikalikan 66 juta lagi, Anda bisa membayangkan sendiri.
Sedang CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel-partikel berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik. Gangguan cuaca Matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet Bumi. Selanjutnya ia akan berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kesehatan dan juga kehidupan manusia.

Kiamat Perspektif Al-Qur’an
Sejak zaman Nabi Muhammad Saw masih hidup, al-Qur’an mengatakan bahwa kiamat sudah dekat dan akan terjadi sewaktu-waktu. Namun, kini sudah berjalan hampir 1500 tahun, kiamat belum juga terjadi. Salahkah informasi al-Qur’an itu ? Ataukah kita yang keliru dalam memahami makna informasi tersebut ?
Kita sebagai orang Islam, pasti tidak akan meragukan sedikitpun kebenaran al-Qur’an sebagai firman Allah. Dan berbagai cara pendekatan dalam memahami al-Qur’an juga menunjukkan bahwa tidak ada kekeliruan sedikitpun di dalam informasi al-Qur’an. Jadi kesimpulannya, agaknya kita harus cermat dalam menginterpretasikan informasi dari kitab suci kita itu.
Di dalam al-Qur’an banyak sekali informasi tentang kejadian kiamat. Termasuk waktu terjadinya. Untuk itu, kita sebaiknya tidak membuat penafsiran sepotong-potong. Yang baik adalah kita kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, lantas kita pahami secara komprehensif. Ayat-ayat tersebut diantaranya sebagai berikut:

1. QS al-Mu’min (40):59

“Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tiada beriman.” (QS al-Mu’min :59)

2. QS. Taha :15

“Sesungguhnya hari kiamat itu akan datang, Aku merahasiakan agar supaya tiap-tiap diri itu dibalas dengan apa yang telah dia usahakan” (QS. Taha :15)

3. QS. Al-Hijr (15):85

“Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang …” (QS. Al-Hijr:85 )

Apa yang telah disebutkan ayat-ayat di atas adalah gambaran proses kehancuran bumi. Kehancuran bumi ini sekaligus menandai punahnya kehidupan di atasnya. Dan beberapa miliar tahun kemudian manusia akan dihidupkan dan dibangkitkan kembali dari dalam kuburnya untuk mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya ketika hidup di dunia.

Bangkit dari Alam Kubur
Permulaan kehidupan akhirat ditandai oleh proses kebangkitan manusia dari dalam kuburnya. Hal ini sudah dikabarkan oleh Allah sejak ribuan tahun yang lalu. Dan sejak itu, orang-orang kafir tidak pernah mau mempercayainya.
Bahkan bukan hanya pada zaman itu. Di zaman yang lebih kemudian pun, masih banyak yang tidak mempercayai bahwa manusia kelak akan dibangkitkan dari dalam kuburnya. Itu merupakan informasi yang sangat fantastik bagi mereka. Makhluk yang sudah mati kok bisa hidup kembali.

“ ….. Mereka berkata: apakah bila kami telah menjadi tulang-belulang yang berserakan, kami akan benar-benar dibangkitkan menjadi makhluk yang baru.” (Q.S al-Isra’ (17) :98).

“…. Benarkah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk yang baru ? (Q.S al-Isra’ (17):49).

Untuk meyakinkan bahwa manusia pasti dibangkitkan dari dalam kuburnya, Allah memberikan logika-logika sebagai-berikut:
Logika Pertama, bahwa Allahlah yang dulu menciptakan kita dari tanah (benda mati), kemudian dihidupkan-Nya melewati sebuah proses bertingkat dari sperma sampai menjadi janin di dalam rahim seorang ibu. Dan kemudian setelah hidup di dunia sekian lama, mereka akan dimatikan oleh Allah dan dikembalikan lagi ke tanah alias di kubur. Maka, apakah sulitnya bagi Allah untuk menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati itu ? Sebagimana dikatakan Q.S al-Hajj (22): 5-7.
Logika Kedua, Allah mengatakan bahwa membangkitkan manusia dari kubur itu adalah pekerjaan yang jauh lebih mudah dibangkitkan dengan menciptakan manusia pada awal-mulanya. Kenapa demikian ? Karena, membangkitkan itu hanyalah sekadar mengulang kejadian. Tentu saja, melakukan pengulangan adalah jauh lebih mudah daripada menciptakan dari tidak ada menjadi ada. Seperti disebutkan dalam surat Ar-Ruum (30);27.
Logika Ketiga, dalam logika ini Allah mengatakan bahwa Dialah yang menciptakan langit dan bumi. Kalau menciptakan langit dan bumi yang lebih dahsyat saja Dia bisa, apalagi untuk menciptakan manusia. Sebagaimana disebutkan dalam Surat Al-Ahqaf;33.
Seperti kita ketahui, bahwa planet bumi yang kita tempati ini adalah benda langit yang sangat kecil dibandingkan dengan besarnya alam semesta. Perbandingannya adalah bagaikan debu di padang pasir ‘Semesta’. Maka, manusia yang hidup di atas bumi itu pun adalah makhluk yang sangat kecil di’hadapan’ alam semesta ini.
Karena itu, Allah menyadarkan kita semua akan kekuasaanNya. Kalau menciptakan alam semesta yang demikian besar dan luar biasa ini saja Allah bisa, tentu sangatlah mudah baginya untuk menciptakan manusia. Apalagi Cuma membangkitkan dari kubur, itu tidak ada kesulitan sedikitpun bagi Allah.

Rekaman Perbuatan & Pengadilan Akhirat
Setelah dibangkitkan, maka manusia akan mengalami masa pengadilan. Seluruh perbuatan kita pada saat hidup di dunia akan di putar kembali dihadapan kita.
Rekaman atas seluruh perbuatan manusia hanyalah sebagai alat bukti terhadap proses pengadilan akhirat. Sebagaimana dilukiskan surat Az-Zumar : 69.
Bagaikan sedang menonton bioskop, maka layar pertunjukan pun ’dinyalakan’ oleh Allah. Dan setiap orang akan mempertanggungjawabkan perbuatannya masing-masing. Tidak ada yang terlewatkan. Mereka datang sendiri kepada Allah, diadili dengan disaksikan manusia seluruhnya.
Rekaman perbuatan dan pengadilan akhirat ini diabadikan dalam banyak ayat al-Qur’an, misalnya dalam surat Hud: 103, surat Maryam:95 dan Surat al-Qiyamah:13-15.
Dalam hadis juga disebutkan bahwa, ” Tidak akan bergeser telapak kaki (Jawa; delamaan) setiap manusia, kecuali akan ditanya tentang 4 (empat) aspek: Pertama, tentang umurnya, untuk apa sampai datang ajalnya ?, Kedua, tentang ilmunya, apa sudah diamalkan ? Ketiga, tentang jasadnya, untuk apa sampai rusak ? dan keempat, tentang hartanya. Dari mana memperolehnya dan kemana didermakan” (al-Hadits).

Ihtitam
Sebagai kata akhir, penulis meminjam ungkapan sufi besar Busyr al-Harits al-Hafi yang mengatakan bahwa; ”Orang yang berpikir panjang pasti akan faham, orang yang faham pasti akan tahu, orang yang tahu pasti akan beramal.” Demikian wejangan Busyr. Selanjutnya perlu dikatakan bahwa orang-orang yang terus berpikir tentang alam semesta ciptaan Allah ini, akan faham dan tahu tentang ke-Mahaesaan-Nya dan mampu melafalkan ”Laa Ilaaha Illallah” dengan penuh penghayatan, akan faham dan tahu tentang ke-Mahabesaran-Nya dan mengucapkan ”Allah Akbar” dengan sepenuh hati.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah perlunya kita mempersiapkan hidup setelah mati harus lebih baik. Atau dengan ungkapan lain bahwa yang selalu kita harapkan adalah selamat dunia hingga akhirat, sebagaimana do’a yang kita baca setiap hari, amin.

CATATAN; TULISAN INI PERNAH DIMUAT DI MAJALAH “MATHOLI’UL ANWAR” SIMO LAMONGAN.
(Email: alieunisda@yahoo.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: